Saturday, June 1, 2013

Penetapan Kadar Amoniak


Nitrit (N) dapat ditemui hampir di setiap badan air dalam bermacam-macam bentuk, bentuk tersebut tergantung dari tingkat oksidasinya. Atom nitrogen membentuk suatu senyawa-senyawa tertentu misalnya dalam bentuk NH3 (amoniak), gas N (nitrogen netral), NO2 (nitrit), NO3 (nitrat).
Amoniak (NH3) adalah suatu senyawa yang tidak stabil, cepat terurai dalam bentuk NH4. Perubahan NH3 menjadi NH4 tergantung pada pH (pH basa). Kedua unsur tersebut ada dalam air daN disebabkan dari adanya zat-zat organik dan hasil peruraian mikrobiologi.
Pemeriksaan amoniak harus segera dikerjakan tidak boleh ditunda kecuali bila telah ditambahkan pengawet atau disimpan di kulkas ( tidak disimpan pada suhu kamar karena mudah teroksidasi oleh sinar matahari dan pengocokan).
Amoniak dapa diperiksa dengan metode Nessler berdasarkan Kolorimetri dengan prinsip ”Reagen nessler merupakan garam komplek yang sangat sensitif, akan bereaksi dengan amoniak dalam suasana basa yang akan membentuk ikatan kompleks berupa koloid atau kekeruhan berwarna kuning sampai coklat, semakin banyak kadar amoniak semakin tua warna yang terbentuk. Warna yang terbentuk dibaca pada panjang gelombang 425 nm, absorben sampel dibandingkan dengan absorben standar“

twitter : @analismuslim

0 comments:

Post a Comment