Friday, June 14, 2013

Antikoagulan Heparin


Heparin merupakan antikoagulansia yang normal terdapat dalam tubuh, yaitu secara alami diproduksi oleh mastosit dan basofil. Heparin jarang digunakan pada pemeriksaan-pemeriksaan hematologi, namun merupakan antikoagulan pilihan karena penambahannya tidak mengubah komposisi darah. Antikoagulan ini merupakan asam mukopolisakarida yang tidak terfraksionasi yang bersifat asam dengan bobot molekul rata-rata 15.000 - 18.000, bekerja dengan cara menghentikan pembentukan trombin dari prothrombin sehingga menghentikan pembentukan fibrin dari fibrinogen. Heparin bekerja secara tidak langsung pada  berbagai bagian sistem pembekuan darah intrinsik dan ekstrinsik dengan mempotensiasi aktivitas antithrombin III dan menghambat faktor IX, X, XI, XII. Heparin juga dapat memacu pembentukan kompleks antitrombin III trombin yang dapat mencegah konversi fibrinogen menjadi fibrin. Sehingga  mempengaruhi kadar fibrinogen dalam darah.
Ada tiga macam heparin: ammonium heparin, lithium heparin dan sodium heparin. Dari ketiga macam heparin tersebut, lithium heparin paling banyak digunakan sebagai antikoagulan karena tidak mengganggu analisa beberapa macam ion dalam darah. Heparin banyak digunakan pada analisa kimia darah, enzim, kultur sel, OFT (osmotic fragility test). Konsentrasi dalam penggunaan adalah 2 mg heparin sebagai natrium atau kalsium untuk 10 mL darah atau 15IU/mL +/- 2.5IU/mL atau 0.1 – 0.2 mg/ml darah. Perlu juga dijaga ukuran penggunaan heparin jangan terlalu banyak agar tidak terjadi perubahan distribusi antara air, sel darah, dan plasma. Heparin tidak dianjurkan untuk pemeriksaan apusan darah karena menyebabkan latar belakang biru. Dalam praktek sehari-hari pun heparin jarang dipakai karena harganya mahal.
Cara penggunaannya untuk pemeriksaan hematologi yaitu setelah darah dimasukkan dalam tabung yang berisi heparin, spesimen harus segera dihomogenisasi 6 kali dan jika ingin didapatkan plasma heparin maka disentrifuge 1300 - 2000 RPM selama 10 menit kemudian plasma siap dianalisa. Darah heparin harus dianalisa dalam waktu maksimal 2 jam setelah sampling.



0 comments:

Post a Comment