Friday, November 18, 2011

Anatomi Jantung


Jantung berbentuk runjung yang terbalik letaknya. Letak jantung dalam tubuh adalah sedemikian sehingga ujung-ujung tersebut (ujung jantung) mengarah ke bawah, ke depan dan ke kiri. Basis jantung mengarah ke atas, ke belakang dan sedikit ke kanan. Pada basis jantung inilah berhimpun aorta, batang nadi paru-paru, batang pembuluh balik atas dan bawah beserta ke (dua atau) empat pembuluh balik paru-paru.

Bagian dalam jantung terdiri atas 4 ruang :
1.  Serambi kiri
2.  bilik Kiri
3.  Serambi Kanan
4.  Bilik Kanan

         Serambi kiri dan bilik kiri satu sama lain berhubungan, demikian juga serambi kanan dan bilik kanan. Bagian kiri jantung dipisahkan dari bagian kanan oleh sekat rongga jantung.

            Serambi kanan amat tipis dindingnya, kedepan berhubungan dengan kuping serambi jantung kanan. Dari dinding ini menonjol ke dalam beberapa berkas otot yang dinamakan otot jengger. Batang pembuluh balik atas dan bawah bermuara dalam serambi kanan.

Serambi kanan berhubungan dengan bilik kanan melalui suatu lubang sempit yang dapat ditutup rapat oleh empang atrioventrikular kanan, yang mempunyai 3 daun katup. Ketiga daun katup terlekat sekeliling lubang tadi, sisi bebasnya terapung dalam rongga bilik kanan. Bilik kanan mempunyai dinding agak tebal dengan jalinan berkas otot yang menonjol kedalam. Tiga buah berkas otot demikian, yang agak lebar dan dinamakan otot-otot puting, dihubungkan oleh beberapa tali urat dengan ketiga daun katup empang atrioventrikular kanan. Dari bilik kanan ke luar batang nadi paru-paru yang di pangkalnya mempunyai empang dengan 3 daun katup pula, yang satu sama lain bersandaran sehingga dapat menutup batang nadi paru-paru.

            Serambi kiri tipis dindingnya dan dilanjutkan ke depan membentuk kuping-kuping serambi kiri, yang juga mempunyai otot jengger. Serambi kiri menerima darah dari kedua atau keempat pembuluh balik paru-paru dan berhubungan ke bawah dengan bilik kiri. Lubang penghubungnya dapat ditutup oleh empang atrioventrikular kiri yang terdiri atas 2 daun katup. Dinding bilik kiri adalah lebih tebal daripada dinding bilik kanan ; disini juga terdapat jalinan berkas-berkas otot serta beberapa otot puting yang dihubungkan dengan daun katup tadi oleh beberapa tali urat. Dari bilik kiri ke luar batang nadi atau aorta, yang di pangkalnya mempunyai empang dengan 3 daun katup bulan sabit.

            Dinding jantung mendapat darah dari nadi koronar kiri dan kanan, yang keduanya dipercabangkan dari aorta di atas tempat lekat empang aorta Darah dari dalam dinding jantung itu kemudian terkumpul di dalam sinus koronar yang akhirnya bemuara dalam serambi kanan. Sinus koronar ini dan bagian pertama nadi-nadi koronar terletak dalam alur koronar yang membatasi kedua serambi dan kedua bilik dari luar.
 














A. Koronaria berasal dari cabang Aorta Ascenden, di sinus valsava (diatas katup semilunar Aorta Ascenden, didalam tonjolan yaitu sinus valsava, membentuk Sirkulasi Koroner

Sirkulasi Koroner dimulai dari arteri Koroner kanan ke atrium dan ventrikel kanan dari Ramus Sirkumflexa, arteri Koronaria kiri ke atrium dan ventrikel kiri dan Ramus Koroner anterior arteri Koronaria kiri ke atrium dan ventrikel kiri à ke seluruh miokardia, di mikrosirkulasi  dalam intersel miokardia à Sinus Koronarius, dekat muara Vena Kava  di Atrium

Fungsinya :  
-   Transportasi atau pengangkutan membawa darah dari arteri / jantung ke mikrosirkulasi, yaitu : sel darah, cairan darah/plasma, gas (lebih banyak O2, kecuali A. pulmonalis dari ventrikel kanan yang berasal dari mikrosirkulasi banyak CO2), hormon, enzym, nutrien.
-    Menyediakan darah untuk jantung sendiri.

0 comments:

Post a Comment